TER AKTUAL
TER UPDATE
Tampilkan postingan dengan label NEWS INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEWS INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan
21.48
Sebelum Lakukan Serangan, Barat Minta ijin Oposisi Suriah
Written By Admin Web on Selasa, 27 Agustus 2013 | 21.48
Sebelumnya, sumber media mengatakan, kekuatan Barat telah memberitahu kepada oposisi Suriah bahwa target serangan adalah tentara Suriah, menurut sumber yang menghadiri pertemuan antara utusan Barat dan perwakilan dari Koalisi Nasional Suriah (SNC) di Istanbul, Turki.
Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, target serangan Angkatan Udara Amerika Serikat pada wilayah Suriah kemungkinan besar akan dimulai hari Kamis ini, 29/08/13, menurut NBC News mengutip sumber pemerintah AS pada Selasa.
Sumber itu mengatakan, serangan dapat berlangsung selama tiga hari penuh, dan terbatas pada target titik-titik tertentu.
Sebelumnya, sumber media mengatakan, kekuatan Barat telah memberitahu kepada oposisi Suriah bahwa target serangan adalah tentara Suriah, menurut sumber yang menghadiri pertemuan antara utusan Barat dan perwakilan dari Koalisi Nasional Suriah (SNC) di Istanbul, Turki.
"Oposisi Suriah sudah menerima jaminan yang jelas bahwa operasi itu dimaksudkan mencegah rezim Bashar al-Assad untuk menggunakan bahan kimia lagi. Dan operasi ini akan dilangsungkan beberapa hari mendatang," kata sumber yang dinukil oleh kantor berita Reuters Selasa, 27/08/13.
"Mereka (negara Barat) akan melanjutkan persiapan untuk negosiasi Jenewa," tambah Reuters.
Pertemuan antara utusan Barat dan Oposisi itu diadakan di sebuah hotel di pusat kota Istanbul, dan dihadiri oleh perwakilan senior dari oposisi Suriah, termasuk kepala Koalisi Nasional Suriah (SNC) Ahmad Jarba, dan utusan dari 11 negara yang disebut kelompok "Friends of Suriah", termasuk duta Besar AS untuk Suriah, Robert Ford.
Sumber : NBC News .Reuters
Editing dan Penterjemah : Team ALF
Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, target serangan Angkatan Udara Amerika Serikat pada wilayah Suriah kemungkinan besar akan dimulai hari Kamis ini, 29/08/13, menurut NBC News mengutip sumber pemerintah AS pada Selasa.
Sumber itu mengatakan, serangan dapat berlangsung selama tiga hari penuh, dan terbatas pada target titik-titik tertentu.
Sebelumnya, sumber media mengatakan, kekuatan Barat telah memberitahu kepada oposisi Suriah bahwa target serangan adalah tentara Suriah, menurut sumber yang menghadiri pertemuan antara utusan Barat dan perwakilan dari Koalisi Nasional Suriah (SNC) di Istanbul, Turki.
"Oposisi Suriah sudah menerima jaminan yang jelas bahwa operasi itu dimaksudkan mencegah rezim Bashar al-Assad untuk menggunakan bahan kimia lagi. Dan operasi ini akan dilangsungkan beberapa hari mendatang," kata sumber yang dinukil oleh kantor berita Reuters Selasa, 27/08/13.
"Mereka (negara Barat) akan melanjutkan persiapan untuk negosiasi Jenewa," tambah Reuters.
Pertemuan antara utusan Barat dan Oposisi itu diadakan di sebuah hotel di pusat kota Istanbul, dan dihadiri oleh perwakilan senior dari oposisi Suriah, termasuk kepala Koalisi Nasional Suriah (SNC) Ahmad Jarba, dan utusan dari 11 negara yang disebut kelompok "Friends of Suriah", termasuk duta Besar AS untuk Suriah, Robert Ford.
Sumber : NBC News .Reuters
Editing dan Penterjemah : Team ALF
Label:
NEWS,
NEWS INTERNASIONAL
20.35
Serangan Defensif Pejuang Suriah Pukul Mundur Pasukan Asad
![]() |
| Ilustrasi : Pejuang Mujahidin Suriah dalam perlawanan pasukan Asad |
Aleppo – Brigade pejuang Suriah berhasil mumukul mundur pasukan Bashar Al Asad yang berusaha menyerang pusat perdagangan dan daerah sekitarnya di Aleppo yang dikuasai pejuang Suriah.
Aktivis Suriah mengatakan, brigade pejuang Suriah terlibat pertempuran sengit dengan pasukan setia rezim Bashar Al Asad dan Syi’ah Hizbullah di daerah pusat perdagangan Suriah di Aleppo. Pejuang Suriah berhasil memukul mundur dan mengusir mereka ke luar pusat perdagangan tersebut, sebagaimana dilansir alomslm.net
Beberapa minggu terakhir, pasukan setia Bashar Al Asad dan Syi’ah Hizbullah Lebanon menyebar di sekitar Aleppo. Sehingga, hal tersebut memungkinkan terjadi serangan besar-besaran dalam waktu dekat ke kota yang dikuasai pejuang Suriah tersebut sejak bulan Juli tahun lalu tersebut.
Aktivis di Aleppo menjelaskan, pasukan pejuang Suriah yang diantaranya pasukan tambahan dari sejumlah daerah di Suriah mengintensifkan serangan-serangan balik pada pasukan yang didukung Syi’ah Hizbullah dan milisi-milisi Syi’ah yang direkrut dari wilayah-wilayah Syi’ah di sekitar Aleppo.
Pejuang Suriah berhasil menghancurkan dua tank tempur pasukan rezim dan menewaskan 20 tentara rezim di kota Mara Alaratik, provinsi Aleppo.
Dua hari lalu, pejuang Suriah juga berhasil memukul mundur milisi-milisi Syi’ah yang direkrut dari sejumlah desa Syi’ah di barat daya Aleppo. Milisi-milisi tersebut dikirim atas komando militer Asad untuk membantu pasukan mereka untuk menyerang Aleppo
SUmber : ALMOSLEM.NET
Editing dan Penterjemah : Team ALF
Label:
NEWS,
NEWS INTERNASIONAL
15.53
ALfusoftmedia,Yerussalem – Sedikitnya dua warga Palestina terbunuh dan dua puluh lainnya luka-luka pada Senin (26/8) akibat tertejang peluru tentara Zionis Israel di kamp pengungsian Qalandia, dekat Yerussalem, sebagaimana dilaporkan sumber keamanan dan medis Palestina.
Sejumlah sumber tersebut menuturkan kepada kantor berita AFP, “Pasukan militer Israel menyerbu kamp pengungsi Qalandiya pagi ini (Senin) dan menembakkan peluru tajam kepada warga ketika mereka hendak menuju sekolah dan tempat kerja. Akibatnya, seorang warga bernama Rubin Faris (30 tahun) dan Yunus Jamal (22 tahun) gugur dan lebih dari dua puluh lainnya luka-luka, bahkan di antara mereka dalam kondisi kritis” tuturnya.
Sementara itu, Jubir militer Israel, Luba Samir, saat dihubungi AFP mengenai insiden tersebut mengatakan bahwa polisi penjaga perbatasan menggunakan senjata untuk membubarkan tindakan anarkis, ketika menghentikan 1.500 orang. Akan tetapi, Samir tidak mengkonfirmasi adanya korban jatuh akibat penggunaan senjata tersebut.
Menurut klaim Samir, insiden tersebut bermula ketika satuan polisi penjaga perbatasan datang ke kamp Qalandiya untuk menangkap seorang warga Palestina. Melihat kedzoliman tersebut, warga yang pada saat itu hendak berangkat beraktifitas yang berjumlah 1.500 (menurut keterangan Samir) menyerang polisi dengan melemparkan batu dan bom Molotov. Kemudian, polisi menembaki warga Palestina tersebut denga peluru tajam, sebagai mana penuturan Jubir militer Israel tersebut.
“Kami tidak mengetahui adanya korban meningal antara kedua belah pihak, akan tetapi tiga anggota polisi penjaga berbatasan terluka akibat lemparan batu” klaim Samir di akhir pembicaraannya dengan AFP. AFF
Editing Translate : AFF
Sumber : ALJAZEERA
Militer Israel Tembaki Warga Palestina di Kamp Qalandi
Written By Admin Web on Senin, 26 Agustus 2013 | 15.53
![]() |
| Tentara Israel Tengah Membidik Sasara : Ilustrasi |
Sejumlah sumber tersebut menuturkan kepada kantor berita AFP, “Pasukan militer Israel menyerbu kamp pengungsi Qalandiya pagi ini (Senin) dan menembakkan peluru tajam kepada warga ketika mereka hendak menuju sekolah dan tempat kerja. Akibatnya, seorang warga bernama Rubin Faris (30 tahun) dan Yunus Jamal (22 tahun) gugur dan lebih dari dua puluh lainnya luka-luka, bahkan di antara mereka dalam kondisi kritis” tuturnya.
Sementara itu, Jubir militer Israel, Luba Samir, saat dihubungi AFP mengenai insiden tersebut mengatakan bahwa polisi penjaga perbatasan menggunakan senjata untuk membubarkan tindakan anarkis, ketika menghentikan 1.500 orang. Akan tetapi, Samir tidak mengkonfirmasi adanya korban jatuh akibat penggunaan senjata tersebut.
Menurut klaim Samir, insiden tersebut bermula ketika satuan polisi penjaga perbatasan datang ke kamp Qalandiya untuk menangkap seorang warga Palestina. Melihat kedzoliman tersebut, warga yang pada saat itu hendak berangkat beraktifitas yang berjumlah 1.500 (menurut keterangan Samir) menyerang polisi dengan melemparkan batu dan bom Molotov. Kemudian, polisi menembaki warga Palestina tersebut denga peluru tajam, sebagai mana penuturan Jubir militer Israel tersebut.
“Kami tidak mengetahui adanya korban meningal antara kedua belah pihak, akan tetapi tiga anggota polisi penjaga berbatasan terluka akibat lemparan batu” klaim Samir di akhir pembicaraannya dengan AFP. AFF
Editing Translate : AFF
Sumber : ALJAZEERA
Label:
NEWS,
NEWS INTERNASIONAL
15.44
Otoritas Palestina Kutuk Serangan Israel ke Kamp Pengungsi
Otoritas Palestina di Tepi Barat pada hari Senin (26/8) mengutuk penyerbuan yang dilakukan tentara Israel dengan menembaki pengungsi, menewaskan 3 orang dan melukai 10 orang lainnya, di kota Ramallah, Otoritas mengatakan bahwa “tindakan seperti itu akan menyebabkan hasil negatif.”
Juru bicara Otoritas Palestina Nabil Abu Rudaina menyatakan bahwa kejahatan yang telah dilakukan dan tawaran yang berkelanjutan bagi permukiman Israel adalah pesan yang jelas maksud sebenarnya dari Israel, dan yang akan menghasilkan hasil yang negatif.
Abu Rudaina mengatakan kepada kantor berita resmi Palestina bahwa mereka menuntut agar pemerintah AS mencegah rusak upaya AS dan dunia internasional di Timur Tengah.
Selain itu, Perdana Menteri Palestina Rami al-Hamdallah di Tepi Barat mengutuk keras serangan itu dalam sebuah pernyataan tertulis, dan menyebutnya sebagai ‘kejahatan’ yang dilakukan oleh tentara Israel di Kamp Pengungsi Kalendia Kamp pada hari Senin.
“Kejahatan semacam ini memerlukan intervensi mendesak dan aktif oleh masyarakat internasional untuk menghentikan pelanggaran Israel dan memberikan perlindungan internasional bagi rakyat Palestina,” kata pernyataan itu.
Tentara Israel memasuki kamp pengungsi di Ramallah pada hari Senin dan menembaki pengungsi, menewaskan 3 orang dan melukai 10 lainnya.
Direktur Kompleks Kedokteran di Ramallah Ahmad al-Bait Avi telah menyatakan bahwa tiga warga Palestina, Jihad Aslan (19), Rubin Faris (32) dan Jamal Cahjun, tewas dan 10 lainnya luka-luka dalam serangan Israel ke Kalendia Kamp Pengungsi yang berlokasi di Tepi Barat Palestina
Sumber : ALJAZEERA
Otoritas Palestina Kutuk Serangan Israel ke Kamp Pengungsi
![]() |
| Ilustrasi : Tentara Israel Dalam Penyerbuan |
Otoritas Palestina di Tepi Barat pada hari Senin (26/8) mengutuk penyerbuan yang dilakukan tentara Israel dengan menembaki pengungsi, menewaskan 3 orang dan melukai 10 orang lainnya, di kota Ramallah, Otoritas mengatakan bahwa “tindakan seperti itu akan menyebabkan hasil negatif.”
Juru bicara Otoritas Palestina Nabil Abu Rudaina menyatakan bahwa kejahatan yang telah dilakukan dan tawaran yang berkelanjutan bagi permukiman Israel adalah pesan yang jelas maksud sebenarnya dari Israel, dan yang akan menghasilkan hasil yang negatif.
Abu Rudaina mengatakan kepada kantor berita resmi Palestina bahwa mereka menuntut agar pemerintah AS mencegah rusak upaya AS dan dunia internasional di Timur Tengah.
Selain itu, Perdana Menteri Palestina Rami al-Hamdallah di Tepi Barat mengutuk keras serangan itu dalam sebuah pernyataan tertulis, dan menyebutnya sebagai ‘kejahatan’ yang dilakukan oleh tentara Israel di Kamp Pengungsi Kalendia Kamp pada hari Senin.
“Kejahatan semacam ini memerlukan intervensi mendesak dan aktif oleh masyarakat internasional untuk menghentikan pelanggaran Israel dan memberikan perlindungan internasional bagi rakyat Palestina,” kata pernyataan itu.
Tentara Israel memasuki kamp pengungsi di Ramallah pada hari Senin dan menembaki pengungsi, menewaskan 3 orang dan melukai 10 lainnya.
Direktur Kompleks Kedokteran di Ramallah Ahmad al-Bait Avi telah menyatakan bahwa tiga warga Palestina, Jihad Aslan (19), Rubin Faris (32) dan Jamal Cahjun, tewas dan 10 lainnya luka-luka dalam serangan Israel ke Kalendia Kamp Pengungsi yang berlokasi di Tepi Barat Palestina
Sumber : ALJAZEERA
Label:
NEWS,
NEWS INTERNASIONAL
15.38
Tim Inspeksi Senjata Kimia PBB Ditembaki Sniper di Damaskus
Damaskus – Penembak jitu tidak dikenal menembak dan merusak sebuah kendaraan yang digunakan oleh Tim inspeksi senjata kimia PBB di Damaskus pada Senin (26/8) ketika tim mereka berusaha mencapai lokasi dari serangan yang diduga menggunakan gas beracun, kata seorang juru bicara PBB.
“Kendaraan pertama Tim Investigasi senjata kimia itu sengaja ditembak beberapa kali oleh penembak jitu tak dikenal di daerah zona penyangga,” kata jurubicara itu, menambahkan mobil itu tidak lagi berguna dan kendaraan pengganti sedang diperoleh.
Dewan Umum Revolusi Suriah bidang media Ebu Muhammad mengatakan kepada seorang koresponden Anadolu Agency bahwa para ahli PBB diblokir di daerah Muaddamiye. “Para ahli kimia PBB diserang oleh unit intelijen udara dekat bandara Militer Mezze. Pasukan Rezim mencegah pakar PBB masuk ke daerah itu,” ujar Ebu Muhammad. Dia mengatakan bahwa salah satu mobil mogok karena ditembak.
Sementara itu, juru bicara PBB mengatakan bahwa kendaraan milik inspektur “sengaja ditembak beberapa kali” oleh penembak jitu. Martin Nesirky mengatakan tim akan kembali ke daerah setelah mengganti kendaraan.
Pasukan Suriah melancarkan serangan kimia terhadap penduduk sipil Rabu lalu, memicu kemarahan internasional yang memaksa Damaskus untuk mengizinkan para pakar PBB untuk mengunjungi tempat itu untuk menyelidiki klaim penggunaan senjata kimia. Sebagai akibat dari serangan kimia, 1.300 orang diyakini telah meninggal. ALF
Sumber : ALjazera
Label:
NEWS,
NEWS INTERNASIONAL
16.27
Ikhwanul Muslimin (IM) Mesir juga membantah bahwa pengacau itu dari mereka
Written By Admin Web on Kamis, 22 Agustus 2013 | 16.27
Alfusoftmedia.com-Ikhwanul Muslimin (IM) Mesir juga membantah bahwa pengacau itu dari mereka, sedangkan para penyerbu, sengaja menggunakan atribut and slogan yang mudah dikenal oleh media asing agar mudah dikenali sebagai ‘Orang-orang IM’.
Sedangkan umat Islam tentu meyakini misi “agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia” atau lebih dikenal dengan istilah “rahmatan lil ‘alamin”, sebab istilah rahmatan lil-’alamin telah dinyatakan oleh Al Qur’an.
Istilah rahmatan lil-’alamin dipetik dari salah satu ayat Al Qur’an; وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِين
“Wa maa arsalnaaka illaa rahmatan lil-’aalamiin (Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam).” (QS Al Anbiya’ : 107).
Atas dasar itulah yang kini menjadi taruhan oleh kaum Muslim di Mesir untuk menjaga yang minoritas. Namun mereka juga selalu mengingatkan bahwa kaum pembantai para nabi dan penyangkal kebeneran sejak dulu selalu ada, dan selalu menentang bahkan mengejar untuk membunuh para nabi sejak nabi Nuh, Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, Musa, Daud, Sulaiman, Isa hingga Muhammad, bahkan sejak sebelum nabi Nuh. Dan perlu diingat bahwa dari sekian banyak nabi hanya ada dua nabi yang berhasil lolos, yaitu Nabi Isa as dan Nabi Muhammad saw.
Walaupun sempat “kecolongan” namun Umat Islam di Mesir selalu berusaha dan telah melakukan yang terbaik untuk saudara-saudara sebangsa dan setanah air mereka yang beda agama.
Mereka kaum Muslimin, Katolik dan Kristen tetap tak ingin negerinya terpecah belah oleh kaum imperialis zionis yang sengaja dan selalu berusaha mengadu domba mereka.
Pada video berikut, memperlihatkan pemuda Ikhwanul Muslimin (IM) melindungi gereja selama demo Pro Mursi. Beberapa kejadian perusakan gereja justru dilakukan oleh kelompok pengacau yang ingin mengadu domba. Oleh karena itu, perlu diamankan, agar tidak dinodai oleh provokator.
Sedangkan umat Islam tentu meyakini misi “agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia” atau lebih dikenal dengan istilah “rahmatan lil ‘alamin”, sebab istilah rahmatan lil-’alamin telah dinyatakan oleh Al Qur’an.
Istilah rahmatan lil-’alamin dipetik dari salah satu ayat Al Qur’an; وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِين
“Wa maa arsalnaaka illaa rahmatan lil-’aalamiin (Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam).” (QS Al Anbiya’ : 107).
Atas dasar itulah yang kini menjadi taruhan oleh kaum Muslim di Mesir untuk menjaga yang minoritas. Namun mereka juga selalu mengingatkan bahwa kaum pembantai para nabi dan penyangkal kebeneran sejak dulu selalu ada, dan selalu menentang bahkan mengejar untuk membunuh para nabi sejak nabi Nuh, Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, Musa, Daud, Sulaiman, Isa hingga Muhammad, bahkan sejak sebelum nabi Nuh. Dan perlu diingat bahwa dari sekian banyak nabi hanya ada dua nabi yang berhasil lolos, yaitu Nabi Isa as dan Nabi Muhammad saw.
Walaupun sempat “kecolongan” namun Umat Islam di Mesir selalu berusaha dan telah melakukan yang terbaik untuk saudara-saudara sebangsa dan setanah air mereka yang beda agama.
Mereka kaum Muslimin, Katolik dan Kristen tetap tak ingin negerinya terpecah belah oleh kaum imperialis zionis yang sengaja dan selalu berusaha mengadu domba mereka.
Pada video berikut, memperlihatkan pemuda Ikhwanul Muslimin (IM) melindungi gereja selama demo Pro Mursi. Beberapa kejadian perusakan gereja justru dilakukan oleh kelompok pengacau yang ingin mengadu domba. Oleh karena itu, perlu diamankan, agar tidak dinodai oleh provokator.
Label:
NEWS,
NEWS INTERNASIONAL
16.19
Alfusoftmedia.com-Uskup Koptik Makarius: Aparat Keamanan Dibalik Perusakan dan Pembakaran Gereja Mesir.
Sementara itu, melalui sambungan telepon dengan stasiun televisi NEWS seperti diberitakan Dakwatuna, Uskup Makarius di propinsi Almenya akhirnya menyatakan kecurigaannya tentang aksi perusakan gereja di tempatnya.
Beberapa kecurigaan itu misalnya, waktu perusakan dimulai bersamaan dengan aksi pembubaran paksa demonstran di Rab’ah Al Adawiyah dan Lapangan Nahdhah, yaitu Rabu pagi. Sehingga mengesankan bahwa perusakan itu sudah direncanakan berhubungan dengan pembubaran paksa para demonstran.
Selain itu, tidak ada pihak kepolisian yang sudi mengamankan lokas-lokasi tersebut. Ketika terjadi perusakan, pihak gereja telah menghubungi kepolisian untuk mengamankan.
Uskup Koptik MakariusNamun disayangkan, kepolisian meminta maaf tidak bersedia datang memenuhi permintaan tolong tersebut.
Beberapa hari setelah kejadian, pihak gereja mengajukan protes kepada depdagri dan perdana menteri. Pihak-pihak tersebut memohon maaf, dan berjanji akan memperkuat pengamanan. Namun hingga saat ini janji tersebut tidak ada kenyataannya.
Ada hal lain yang menambah kecurigaan, yaitu adanya kesamaan cara, metode dan alat perusak yang digunakan dalam setiap gereja. Padahal letak gereja-gereja tersebut berjauhan dan kejadian berlangsung pada waktu yang hamper bersamaan.
Keganjilan-keganjilan ini memperkuat dugaan adanya upaya-upaya yang sengaja dilakukan pihak-pihak tertentu yang bertujuan menyudutkan pendukung Mursi. Sehingga tepatlah kalau mereka dicap sebagai teroris dan layak dibantai.
Dipilihnya propinsi Almenya, karena memang di sana sering terjadi kasus SARA yang kadang menjadi penyebab jatuhnya banyak korban jiwa. Di propinsi Almenya, terjadi aksi perusakan beberapa gereja. Di antaranya ada yang rusak total, dan sebagian rusak terbatas.
Tuduhan Menteri dalam negeri terhadap pendukung pro Mursi yang melakukan aksi pembakaran dan perusakan gereja, dibantah langsung oleh pernyataan Baba Koptik tinggi di provinsi Al Menya, Mesir.
Dalam percakapan melalui sambungan telepon dengan stasiun televisi NEWS, Uskup Makarius, menyatakan kecurigaannya tentang aksi perusakan beberapa gereja di di propinsi Al Menya.
Uskup Koptik Makarius: Aparat Keamanan Dibalik Perusakan dan Pembakaran Gereja Mesir
![]() |
| Uskup Koptik Makarius |
Sementara itu, melalui sambungan telepon dengan stasiun televisi NEWS seperti diberitakan Dakwatuna, Uskup Makarius di propinsi Almenya akhirnya menyatakan kecurigaannya tentang aksi perusakan gereja di tempatnya.
Beberapa kecurigaan itu misalnya, waktu perusakan dimulai bersamaan dengan aksi pembubaran paksa demonstran di Rab’ah Al Adawiyah dan Lapangan Nahdhah, yaitu Rabu pagi. Sehingga mengesankan bahwa perusakan itu sudah direncanakan berhubungan dengan pembubaran paksa para demonstran.
Selain itu, tidak ada pihak kepolisian yang sudi mengamankan lokas-lokasi tersebut. Ketika terjadi perusakan, pihak gereja telah menghubungi kepolisian untuk mengamankan.
Uskup Koptik MakariusNamun disayangkan, kepolisian meminta maaf tidak bersedia datang memenuhi permintaan tolong tersebut.
Beberapa hari setelah kejadian, pihak gereja mengajukan protes kepada depdagri dan perdana menteri. Pihak-pihak tersebut memohon maaf, dan berjanji akan memperkuat pengamanan. Namun hingga saat ini janji tersebut tidak ada kenyataannya.
Ada hal lain yang menambah kecurigaan, yaitu adanya kesamaan cara, metode dan alat perusak yang digunakan dalam setiap gereja. Padahal letak gereja-gereja tersebut berjauhan dan kejadian berlangsung pada waktu yang hamper bersamaan.
Keganjilan-keganjilan ini memperkuat dugaan adanya upaya-upaya yang sengaja dilakukan pihak-pihak tertentu yang bertujuan menyudutkan pendukung Mursi. Sehingga tepatlah kalau mereka dicap sebagai teroris dan layak dibantai.
Dipilihnya propinsi Almenya, karena memang di sana sering terjadi kasus SARA yang kadang menjadi penyebab jatuhnya banyak korban jiwa. Di propinsi Almenya, terjadi aksi perusakan beberapa gereja. Di antaranya ada yang rusak total, dan sebagian rusak terbatas.
Tuduhan Menteri dalam negeri terhadap pendukung pro Mursi yang melakukan aksi pembakaran dan perusakan gereja, dibantah langsung oleh pernyataan Baba Koptik tinggi di provinsi Al Menya, Mesir.
Dalam percakapan melalui sambungan telepon dengan stasiun televisi NEWS, Uskup Makarius, menyatakan kecurigaannya tentang aksi perusakan beberapa gereja di di propinsi Al Menya.
Label:
NEWS,
NEWS INTERNASIONAL
16.13
Alfusoftmedia.com Pendeta Hedra di Mesir: “Tidak Benar Umat Islam Menyerang Kristen dan Gereja”
Pendeta Hedra, Uskup Agung Aswan di Mesir, memberikan pernyataan yang mengejutkan bahwa para pendukung Muhammad Mursi sama sekali tidak mengganggu gereja dan umat Kristen di Mesir selama tragedi pembantaian Agustus 2013 pekan ini berlangsung.
Seiring dengan korban yang terus berjatuhan, beredar berita serta foto yang menyatakan bahwa pendukung Mursi membakar gereja di Mesir—dalam hal ini Gereja Mar Girgis di desa al-Marinab.
Berita itu membuat orang-orang Koptik menggelar protes besar-besaran di luar gedung televisi pemerintah di Kairo untuk memprotes diskriminasi agama di negara ini.
“Tidak benar bahwa umat Islam di desa menyerang Kristen selama pembangunan gereja, atau bahwa mereka mencoba untuk menghancurkannya atau menurunkan salib dari kubahnya,” kata biarawan itu dalam sebuah wawancara dengan saluran Karma Koptik.
Media-media lokal Mesir ramai memberitakan hal pembakaran gereja oleh pendukung Mursi ini, termasuk di negara-negara lain. Salah satunya Indonesia.
Pendeta Hedra di Mesir: “Tidak Benar Umat Islam Menyerang Kristen dan Gereja”
![]() |
| Salah satu greja lain di mesir sedang di jaga oleh umat islam Mesir |
Pendeta Hedra, Uskup Agung Aswan di Mesir, memberikan pernyataan yang mengejutkan bahwa para pendukung Muhammad Mursi sama sekali tidak mengganggu gereja dan umat Kristen di Mesir selama tragedi pembantaian Agustus 2013 pekan ini berlangsung.
Seiring dengan korban yang terus berjatuhan, beredar berita serta foto yang menyatakan bahwa pendukung Mursi membakar gereja di Mesir—dalam hal ini Gereja Mar Girgis di desa al-Marinab.
Berita itu membuat orang-orang Koptik menggelar protes besar-besaran di luar gedung televisi pemerintah di Kairo untuk memprotes diskriminasi agama di negara ini.
“Tidak benar bahwa umat Islam di desa menyerang Kristen selama pembangunan gereja, atau bahwa mereka mencoba untuk menghancurkannya atau menurunkan salib dari kubahnya,” kata biarawan itu dalam sebuah wawancara dengan saluran Karma Koptik.
Media-media lokal Mesir ramai memberitakan hal pembakaran gereja oleh pendukung Mursi ini, termasuk di negara-negara lain. Salah satunya Indonesia.
Label:
NEWS,
NEWS INTERNASIONAL







