TER AKTUAL
TER UPDATE
Tampilkan postingan dengan label POEM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POEM. Tampilkan semua postingan
16.51
Cahaya Pengingat Cinta
Written By Admin Web on Jumat, 19 Juli 2013 | 16.51
Kecil cahayamu disana
Kadang awan menutup wajahmu
Kadang cahayamu lenyap di terpa rembulan
Yang angkuh perlihatkan keindahanya
Kesetiaanmu terukir slalu
Di saat semua tak peduli padamu
Di saat semua tak menghiraukanmu
Kau tetap berikan cahayamu
Kau tetap sebagai penunjuk jalanku
Bintang,
Cahayamu memang kecil
Cahayamu memang tak seterang rembulan
Tapi kau adalah pengingat cintaku
Ingat akan besarnya ciptaaNYA
Ingat akan segala cintaNya
Kau satu satunya cahaya saat rembulan pergi
Kau satu satunya pelipur laraku,
Akan perginya cahaya terangku
Bintang..
Tetaplah jadi penerangku
Tetaplah jadi pengingat bagiku
Tetaplah jadi salah satu citaku
Tetaplah jadi cahaya kasihku
Karya Dia
Puisi lainya di GUDANG PUISI
Kadang awan menutup wajahmu
Kadang cahayamu lenyap di terpa rembulan
Yang angkuh perlihatkan keindahanya
Kesetiaanmu terukir slalu
Di saat semua tak peduli padamu
Di saat semua tak menghiraukanmu
Kau tetap berikan cahayamu
Kau tetap sebagai penunjuk jalanku
Bintang,
Cahayamu memang kecil
Cahayamu memang tak seterang rembulan
Tapi kau adalah pengingat cintaku
Ingat akan besarnya ciptaaNYA
Ingat akan segala cintaNya
Kau satu satunya cahaya saat rembulan pergi
Kau satu satunya pelipur laraku,
Akan perginya cahaya terangku
Bintang..
Tetaplah jadi penerangku
Tetaplah jadi pengingat bagiku
Tetaplah jadi salah satu citaku
Tetaplah jadi cahaya kasihku
Karya Dia
Puisi lainya di GUDANG PUISI
09.01
ouh.....Cahaya Bulan
Written By Admin Web on Kamis, 09 Mei 2013 | 09.01
¯`*•.¸*♥* « ouh.....Cahaya Bulan » *♥*¸.•*¯`) ˚♡°
Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg biasa
pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui
apakah kau masih sambut dahulu memintaku minum susu
sambil membenarkan letak leher kemejaku
kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah bandalawangi
kau dan aku tegak berdiri melihat hutan” yg menjadi suram
meresapi belaian angin yg menjadi dingin
¯`*•.¸*♥* « ouh.....Cahaya Bulan » *♥*¸.•*¯`) ˚♡°
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudepak, kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat
¯`*•.¸*♥* « ouh.....Cahaya Bulan » *♥*¸.•*¯`) ˚♡°
apakau kau masih akan berkata
kudengar dekap jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
¯`*•.¸*♥* « ouh.....Cahaya Bulan » *♥*¸.•*¯`) ˚♡°
cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
yg takkan pernah aku tahu dimana jawaban itu
bagai letusan berapi bangunkan dari mimpi
sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati
Sumber FACEBOOK CAHAYA BULAN
Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg biasa
pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui
apakah kau masih sambut dahulu memintaku minum susu
sambil membenarkan letak leher kemejaku
kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah bandalawangi
kau dan aku tegak berdiri melihat hutan” yg menjadi suram
meresapi belaian angin yg menjadi dingin
¯`*•.¸*♥* « ouh.....Cahaya Bulan » *♥*¸.•*¯`) ˚♡°
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudepak, kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat
¯`*•.¸*♥* « ouh.....Cahaya Bulan » *♥*¸.•*¯`) ˚♡°
apakau kau masih akan berkata
kudengar dekap jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
¯`*•.¸*♥* « ouh.....Cahaya Bulan » *♥*¸.•*¯`) ˚♡°
cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
yg takkan pernah aku tahu dimana jawaban itu
bagai letusan berapi bangunkan dari mimpi
sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati
Sumber FACEBOOK CAHAYA BULAN

